
Halo Sobat MinBi 👋
____________
Sinergi Remaja Riau: PKBI Daerah Riau dan IKTA Gelar Kelas Edukasi Lawan Praktik P2GP Demi Generasi Emas Indonesia
Pekanbaru, 18 Mei 2026 – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Riau bersama Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA) menyelenggarakan Kelas Edukasi: Suara Remaja untuk Kesehatan Reproduksi di Aula IKTA Pekanbaru. Kegiatan ini menghadirkan akademisi, aktivis, dan ratusan mahasiswa dari berbagai institusi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran dan menolak praktik Pemotongan/Perlukaan Genitalia Perempuan (P2GP).

Acara dibuka dengan Tari Persembahan dan prosesi pemasangan tanjak sebagai simbol penghormatan. Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Daerah PKBI Riau, Ibu Drs. H. Khairunnas, menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam melawan praktik P2GP yang berdampak pada kesehatan dan hak asasi manusia. Rektor IKTA, Ibu Assoc. Prof. Dr. Ns. Hj. Rifa Yanti, S.Kep. M.Biomed, menegaskan dukungan penuh institusi pendidikan terhadap gerakan ini, dengan menekankan pentingnya edukasi berbasis bukti bagi calon tenaga kesehatan. Ketua Pengurus PKBI Nasional, Bapak Dr. Ichsan Malik, M.Si, mengajak generasi muda untuk melanjutkan semangat kepeloporan PKBI sejak 1957 dengan berani mengadvokasi isu kesehatan reproduksi yang masih dianggap tabu. Beliau menegaskan komitmen PKBI untuk mendukung pemerintah dan masyarakat dalam menghapus praktik P2GP di Indonesia.

Sesi inti diisi dengan diskusi panel dengan Ibu Bdn. Fajar Sari Tanberika, SST. M.Kes. Ph.D memaparkan fakta global bahwa lebih dari 230 juta perempuan di dunia mengalami P2GP yang berisiko menimbulkan komplikasi medis dan trauma psikologis. Sementara itu, Bapak Dr. Ichsan Malik menjelaskan strategi penguatan gerakan remaja inklusif untuk memengaruhi kebijakan perlindungan hak kesehatan reproduksi. Keseruan acara ditutup dengan kuis interaktif melalui Kahoot dan penghargaan kepada peserta aktif dimedia sosial. Melalui edukasi, empati, dan kolaborasi, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik advokasi berkelanjutan yang melibatkan mahasiswa dan akademisi untuk menghentikan praktik P2GP.

